Her happiness doesn’t depend on others, but on herself. She is a free
woman, at times she needs her space and other times she needs affection.
She loves to be alone, put on loud music and block out reality for a
moment, but always with her feet on the ground, despite wanting to go to
the moon sometimes, but she loves her family and circle of friends and
would never leave them alone.
Monday, May 2, 2016
Saturday, March 26, 2016
The One Who Still Looks Back
My heart broke.
Beberapa minggu yang lalu, laptopku yang sangat aku sayangi ini collapse dan dia harus dirawat inap. Dia divonis overdosis used-memory yang membuatnya kekuragan tempat untuk bekerja. Lalu dia juga divonis bahwa otaknya sudah kadaluarsa. Akhirnya dia dirawat inap, dipindahkan semua filenya dan diinstall ulang.
Setelah pulang, dia jadi bukan laptopku. Program-program pentingku mengilang begitu saja. Dia menjadi berbeda dan akhirnya aku harus install program satu per satu dan mengubah ini itu agar dia keliahatan seperti laptopku yang dulu.
My heart broke.
Ngomong-ngomong aku ini ma ungkin adalah tipe orang yang susah move on. Karena aku nggak bisa benar-benar pindah dari satu ke yang lain. not necessarily from person tapi bisa juga karena aliran musik.
Karena kemarin aku dalam keadaan tidak bisa sayang-sayangan sama si laptop akhitnya aku bermain sama tab seharian penuh. Lalu bosan karena nggak punya game dan lagi hemat kuota (maklum boros sih). Akhirnya kepikiran untuk nambah lagu buat mengisi keheningan. Akhirnya aku download sebuah aplikasi pemutar musik yang juga sekaligus bisa untuk mengunduh lagu secara gratis. Itupun downloadnya juga waktu ngerjain tugas bareng di toko milk tea.
Karena ternyata di sana koleksi K-POPnya sedikit akhirnya aku berlaih melihat lagu Barat dan (sound effect please) aku nemu QUEEN. Ya walaupun sebenernya punya CD banyak tapi kan nggak punya laptop jadi aku download album Greatest hits I dan III. Lalu beralih ke Panic! At The Disco. Ini juga gara-gara beberapa hari sebelumnya Channel V menayangkan salah satu lagu Panic! At The Disco jadi rasanya kangen dan inget juga belum punya album Vices and Virtues jadi aku download itu sama album terbarunya. Dan satu lagi, Muse. Karena beberapa waktu lalu Muse mengeluarkan labum baru dan Channel V menayangkan videoscope Muse jadi kangen sama lagu-lagu dulu. Jadinya di download juga dua album yang paling aku kangenin. Paramore juga akhirnya ke-download juga. Karena selalu kelupaan buat download albumnya yang paling baru dulu akhirnya aku download semua album paramore. Maklum folder Paramore yang dulu ilang.
Dan begitulah pada akhirnya aku nggak move on. Mungkin karena udah mendarah daging buat suka lagu-lagu yang seperti ini walaupun aku masih update lagu KPOP baru. Ya gimana, mas-mas ganteng itu tidak mudah dilepaskan.
And that moment onward, I don't think I can forget about those groups who accompany me to grow up.
Beberapa minggu yang lalu, laptopku yang sangat aku sayangi ini collapse dan dia harus dirawat inap. Dia divonis overdosis used-memory yang membuatnya kekuragan tempat untuk bekerja. Lalu dia juga divonis bahwa otaknya sudah kadaluarsa. Akhirnya dia dirawat inap, dipindahkan semua filenya dan diinstall ulang.
Setelah pulang, dia jadi bukan laptopku. Program-program pentingku mengilang begitu saja. Dia menjadi berbeda dan akhirnya aku harus install program satu per satu dan mengubah ini itu agar dia keliahatan seperti laptopku yang dulu.
My heart broke.
Ngomong-ngomong aku ini ma ungkin adalah tipe orang yang susah move on. Karena aku nggak bisa benar-benar pindah dari satu ke yang lain. not necessarily from person tapi bisa juga karena aliran musik.
Karena kemarin aku dalam keadaan tidak bisa sayang-sayangan sama si laptop akhitnya aku bermain sama tab seharian penuh. Lalu bosan karena nggak punya game dan lagi hemat kuota (maklum boros sih). Akhirnya kepikiran untuk nambah lagu buat mengisi keheningan. Akhirnya aku download sebuah aplikasi pemutar musik yang juga sekaligus bisa untuk mengunduh lagu secara gratis. Itupun downloadnya juga waktu ngerjain tugas bareng di toko milk tea.
Karena ternyata di sana koleksi K-POPnya sedikit akhirnya aku berlaih melihat lagu Barat dan (sound effect please) aku nemu QUEEN. Ya walaupun sebenernya punya CD banyak tapi kan nggak punya laptop jadi aku download album Greatest hits I dan III. Lalu beralih ke Panic! At The Disco. Ini juga gara-gara beberapa hari sebelumnya Channel V menayangkan salah satu lagu Panic! At The Disco jadi rasanya kangen dan inget juga belum punya album Vices and Virtues jadi aku download itu sama album terbarunya. Dan satu lagi, Muse. Karena beberapa waktu lalu Muse mengeluarkan labum baru dan Channel V menayangkan videoscope Muse jadi kangen sama lagu-lagu dulu. Jadinya di download juga dua album yang paling aku kangenin. Paramore juga akhirnya ke-download juga. Karena selalu kelupaan buat download albumnya yang paling baru dulu akhirnya aku download semua album paramore. Maklum folder Paramore yang dulu ilang.
Dan begitulah pada akhirnya aku nggak move on. Mungkin karena udah mendarah daging buat suka lagu-lagu yang seperti ini walaupun aku masih update lagu KPOP baru. Ya gimana, mas-mas ganteng itu tidak mudah dilepaskan.
And that moment onward, I don't think I can forget about those groups who accompany me to grow up.
Posted by
Occa
at
10:30 AM
0
comments
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest
Labels:
Aku,
Panic At The Disco,
Paramore
Sunday, February 21, 2016
Februari
Oh yeah, Februari.
Liburan selesai, lalu kembali ke kenyataan pahit kalau belum nemu judul TA.
Nggak kerasa juga ternyata aku udah berdiam diri di rumah selama tiga minggu. THREE HEAVENLY WEEKS!!
And that I turned not teen anymore, which annoyed the hell out of me.
Jadinya ya begini.
Sebenernya, waktu yang berlalu begitu cepat apa kita yang sebenernya nggak mau bergerak?
Liburan selesai, lalu kembali ke kenyataan pahit kalau belum nemu judul TA.
Nggak kerasa juga ternyata aku udah berdiam diri di rumah selama tiga minggu. THREE HEAVENLY WEEKS!!
And that I turned not teen anymore, which annoyed the hell out of me.
Jadinya ya begini.
Sebenernya, waktu yang berlalu begitu cepat apa kita yang sebenernya nggak mau bergerak?
Subscribe to:
Posts (Atom)